by
: Dyani T. Wardhyni on Sunday, July
17, 2011 at 5:39pm
01 Agustus 2011.
Malam ini begitu dingin. Tubuhku tak kuat lagi untuk berpikir. Hhmm, setidaknya
aku butuh beberapa menit untuk mengerti dan tersadar. Aku tidak sedang tersesat
dan aku tidak sedang menghindar atau pergi dari siapapun. Aku hapal benar
tempat aku sedang terduduk malam ini. Lalu lalang orang yang datang dan pergi.
Bebatuan yang terhampar dengan besi baja diatasnya. Suara gemuruh memekakan telinga.
Peringatan dan palang pintu yang otomatis tertutup dan terbuka jika kereta api
akan lewat. Ya, aku berada di Stasiun Kranji. Lalu, bagaimana aku bisa bertanya
pada diri sendiri, “Sedang berada di mana
aku ini?”
Hhmm… Bukanlah tempat aku berada saat ini yang aku pikirkan. Tetapi untuk apa
aku lakukan semua ini? Sungguh aku gila dibuatnya. Sore di hari pertama UmatMu
berpuasa, tiba-tiba telepon genggamku berbunyi. Ada pesan singkat yang masuk di
sana.
“Mbak Dyan, ini Vivi…Mlm ini bisa ga mba nginep di rs
persahabatan.. Mamaku abis di operasi..Msh di ICU.. Temenin aku. Aku
sendirian..”